Jumat, 09 April 2010

Muka Masam VS Muka Manis



















Betapa tidak menyenangkannya ketika suasana hangat yang bersahaja di warnai oleh sesosok mahluk yang memberikan muka masam. sering kali kita menemukan suasana-suasana yang demikian dikehidupan sehari-hari kita..... 
Mengapa saya begitu muak dengan Orang yang bermuka masam ?
- Orang yang bermuka masam begitu tidak enak di lihat sampai-sampai     menghilangkan nafsu makan saya,
- Orang yang bermuka masam merusak suasana ketika sedang bahagia,
- Orang yang bermuka masam merusak pemandangan ketika di lensa kamera (hehehe.....)
- Orang yang bermuka masam meredupkan cahaya matahari yang indah.....menjadi redup terasa.
dan menurut dosen Mikrobiologi pangan orang yang bermuka masam lebih cocok di gunakan untuk mengawetkan pangan, sebab bakteri tidak suka suasana asam.
(sebenarnya ini ditujukan untuk muka masamnya ya,,,bukan untuk Individunya....kasian-kasian-kasian)
Mengapa Bermuka Masam itu Tidak di Benarkan ?
- Sebab Islam tidak mengajarkan kita untuk Bermuka Masam, (ditegaskan dalam Q.S. Abasa : 8)
- Muka masam bisa bikin kita cepat tua !!! (Dengerin tuh.....), Sebab ekspresi marah, mengerut, dan mengernyit akan membuat otot-otot kulit wajah sering berkontraksi dan meninggalkan garis-garis halus pada wajah Anda. di picu juga oleh stress, peredaran darah dan oksigen tidak seimbang, sehingga kulit sulit bernafas. Akibatnya kulit tidak lagi kencang.
- Muka masam atau Kalo marah biasanya semua tekanan darah akan naik, detak jantung meningkat, syaraf jadi tegang. (ntar cepet mati lo...)
- Muka masam membuat pikiran jadi tidak terkendali sehingga otomatis Kondisi badan menjadi tidak stabil, labil, gila, uring-uringan, loncat sana-sini......halah dah nyimpang aja nih.....
Baca tuh....Baca.....truz buat yang keliatan tua sebelum waktunya,,,,jadi koreksi aja tuh bro.....
Akibatnya Apaan ya ?
1x marah sukacita hilang
2x marah akal sehat terbang
3x marah tekanan darah naik
4x marah teman2 pergi
5x marah jadi cepat tua
6x marah pintu dosa terbuka
(FB. Fellow, 2009)
Tapi marah juga di perlukan, Lho ?? Asal pada tempatnya.....
- Kita berhak marah bila melihat ada hal-hal yang tidak benar.

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash
BERKENAAN DENGAN ORANG_ORANG YANG DIBUNUH (QS. Al-Baqarah : 178)
Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang MEMERANGI ALLAH
dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka
dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan
bertimbal balik , atau dibuang dari negeri . Yang demikian itu suatu
penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh
siksaan yang besar, (QS. Al-Maidah : 33)
- Ketika Harga diri kita diinjek-injek abis,,,maka kita wajib marah dan haram hukumnya jika kita tidak marah (Wahyu, 2010)
Telah diizinkan berperang BAGI ORANG YANG DIPERANGI, karena
sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-
benar Maha Kuasa menolong mereka itu (QS. Al-Hajj : 39)
Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu
yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat
baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat
buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.(QS. Al-
Baqarah : 216)
Nah Lu...kQ malah merambah ke ranah marah ??? hehehe......
Sekarang kita udah tau kan kenapa bermuka masam itu gak di anjurin (Karena muka masam cuma buat ngusir Bakteri, What ???) Terus apaan obat bermuka masam nih ??

- Sering-sering ngaca dan bandingin Bagus-an mana Wajah kita ketika bermuka masam dengan Tersenyum manis ??
- Senyum itu buat kita jadi :

1x tertawa sakit kepala hilang
2x tertawa bencipun sirna
3x tertawa masalah lari
4x tertawa penyakit sembuh
5x tertawa jadi awet muda
6x tertawa hati penuh sukacita
Koq Gitu, Mengapa, Why, Where, What Wrong ?
Karena Bila kita tertawa maka di dalam tubuh kita akan terbentuk hormon endorphin yang berfungsi untuk membuat otot menjadi rileks, sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi meningkat dan kadar Oksigen dalam darah juga naik (Betul-betul-betul......)
- Tersenyum adalah suatu tindakan yang paling mudah, sederhana, murah, dan menyenangkan di dunia.
Saya kasih lagi nih satu referensi tapi anaknya 5 ...... :

Berikut ini 5 alasan mengapa kita harus banyak tersenyum :

1. Anda akan mendapatkan lebih banyak kebahagiaan

Cobalah paksakan diri Anda untuk tersenyum selama 30 detik mulai dari sekarang. Lakukan pula ketika Anda mengalami kemalangan. Dengan membiasakan tersenyum, tidak peduli bagaimana perasaan Anda saat itu, di dalam tubuh Anda akan terjadi reaksi-reaksi kimia yang dapat membuat anda merasa bahagia.
Cobalah dan rasakan perbedaannya.

2. Senyuman dapat mengubah keadaan Anda

Jika Anda merasa putus asa, marah atau bosan, sebuah senyuman akan mengubah keadaan emosi Anda menjadi lebih positif. Dan sebuah keadaan yang positif tidak hanya membuat hidup Anda lebih menyenangkan tetapi juga membuka segala kemungkinan lain dalam pikiran anda. Anda akan melihat dunia dengan cara yang berbeda melalui lensa kebahagiaan. Dari situ Anda dapat mulai membangun sederet tindakan yang positif dan berinteraksi dengan banyak orang setiap harinya.

3. Senyuman dapat mengubah keadaan orang lain

Jika Anda berjalan ke dalam sebuah ruangan atau menuju ke sebuah toko dengan senyuman di wajah Anda, akan membuat semuanya berbeda. Semua orang akan berbalik tersenyum pada Anda. Hal ini akan banyak membantu mencairkan setiap ketegangan atau kekakuan yang ada. Interaksi Anda akan lebih terbuka, santai dan penuh dengan kegembiraan.

4. Tersenyum, apa ruginya?

Ketika memilih antara mengerutkan dahi, ekspresi kosong atau tersenyum, tampaknya pilihan terakhir adalah pilihan yang paling produktif dan positif, bukankah demikian?. Seringkali Anda lupa untuk tersenyum atau mungkin Anda tidak terlalu suka untuk tersenyum. Tapi jika Anda berusaha untuk menggunakan senyuman Anda sesering mungkin, lama-kelamaan akan mempunyai kebiasaan yang baru, kebiasaan yang jauh lebih positif. Jika Ada termasuk orang yang selalu memperhitungkan untung rugi untuk segala hal, cobalah pertanyaan ini, “Apa ruginya Anda tersenyum?”.

5. Lebih mudah untuk tersenyum daripada melakukan yang sebaliknya
Dokterpun mengatakan, “Dibutuhkan tujuh puluh dua otot untuk berkerut, tetapi hanya tiga belas otot untuk tersenyum.”
Jadi sebetulnya anda menggunakan jauh lebih sedikit otot ketika tersenyum dibandingkan saat anda mengerutkan dahi atau memasang muka marah. Dengan membiasakan diri untuk tersenyum, maka otot tersenyum anda akan menjadi lebih kuat daripada otot untuk mengerutkan dahi anda, sehingga lama kelamaan anda akan lebih mudah untuk tersenyum daripada melakukan hal yang sebaliknya.
Nah teman-teman Sekarang tinggal Pilih Mau yang Mana ???
MUKA MASAM 
atau MUKA MANIS








Pilihan Anda Menentukan Aura Apa yang akan keluar dari Inner anda,,,,,
Than's Ya.....Mudah-mudahan ini jadi Koreksi Saya Pribadi yang masih sering berMuka Masam (Walau tetep Maniiis) bagi teman-teman yang dah mau respon to this blog (English yang buruk,,,,,), Please Comment......Wassalam. saya mau Kuliah dulu......ada acara Seminar Wilayah 1 IMTPI nih.....Pembicara dari Jerman (Apaan Sih ???) Bye..... 





1 komentar: